JAKARTA – Pasar berjangka (futures) global menunjukkan pergerakan beragam pada perdagangan Rabu pagi (07/01/2026). Di tengah euforia rekor tertinggi Wall Street, aset safe-haven seperti emas cenderung mengalami tekanan, sementara pasar minyak mentah mulai menemukan keseimbangan baru pasca perubahan rezim mendadak di Venezuela.
Berikut adalah rangkuman pergerakan pasar futures hari ini:
Harga minyak mentah berjangka diperdagangkan stabil di kisaran terendah dalam dua bulan terakhir. Kontrak WTI Crude (West Texas Intermediate) untuk pengiriman Februari bertahan di level $58,20 per barel, sementara Brent Crude berada di kisaran $62,45.
Analisis Fundamental: Pasar tampaknya tidak terlalu khawatir dengan gangguan pasokan pasca operasi penangkapan Nicolás Maduro oleh AS akhir pekan lalu. Sebaliknya, para trader mulai mengantisipasi potensi peningkatan output jangka panjang. Investor berspekulasi bahwa pemerintahan transisi baru akan membuka keran investasi bagi raksasa migas AS (seperti Chevron dan ExxonMobil) untuk memodernisasi infrastruktur minyak Venezuela yang selama ini terbengkalai.
Di pasar logam mulia, harga Emas Berjangka (Gold Futures) mengalami sedikit tekanan turun (pullback) sebesar -0,4% ke level $2.715 per troy ounce.
Faktor Penggerak: Tekanan pada emas disebabkan oleh sentimen Risk-On yang sangat kuat di pasar saham. Dengan Indeks Dow Jones dan S&P 500 yang mencetak rekor tertinggi (All-Time High), arus modal cenderung beralih dari aset aman (emas) ke aset berisiko (saham teknologi & AI). Selain itu, penguatan Dolar AS (Indeks DXY naik ke 102,4) juga membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang asing.
Investor emas kini mengambil sikap wait and see menunggu rilis data JOLTS Job Openings malam ini (pukul 22.00 WIB) untuk mencari petunjuk arah kebijakan The Fed.
Setelah penutupan rekor tadi malam, pasar indeks berjangka AS pagi ini di sesi Asia menunjukkan pergerakan sideways (datar) namun tetap positif:
Dow Jones Futures (YM): Menguat tipis +0,10% di level 49.510.
Nasdaq 100 Futures (NQ): Naik +0,25%, masih didorong oleh momentum saham semikonduktor (Nvidia & Micron).
S&P 500 Futures (ES): Stabil di kisaran 6.955.
Trader futures wajib memperhatikan rilis data berikut yang berpotensi memicu volatilitas tinggi:
17:00 WIB: IHK Inti (Core CPI) Zona Euro (Estimasi: 2,3% YoY).
22:00 WIB: AS JOLTS Job Openings (Estimasi: 8,8 Juta lowongan).
22:30 WIB: Stok Minyak Mentah AS (EIA Crude Oil Inventories).